Warga Bawean Melahirkan di Kapal, Bayinya Meninggal

by Mahasiswa Jatim

Via Tribun News Surabaya Warga Bawean Melahirkan di Kapal, Bayinya Meninggal Jariyah warga Desa/Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik, tergolek lemah di Kapal yang membawanya dari Bawean ke Gresik, Jumat (30/5/2014).

SURYA Online, GRESIK – Jariyah (37), warga Desa/Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik melahirkan di dalam kapal KMP Gili I saat perjalanan ke rumah sakit di Gresik, Jumat (30/5/2014).

 Jariyah dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani operasi melahirkan anak keduanya, karena peralatan medis di Pulau Bawen tidak lengkap. Namun saat perjalanan itu bayinya lahir dalam keadaan tidak bernyawa di atas kapal tersebut. Diduga bayi dilahirkan akibat infeksi dari dalam kandungan.

“Dalam perjalanan menuju Gresik, bayi lahir dengan jenis kelamin perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” kata Masliha, bidan yang mendampingi Jariyah.

Bidan Musliha menyatakan kondisi Jariyah sudah tiga hari akan proses melahirkan tapi karena gelombang tinggi dan tidak ada kapal yang bisa berlayar akhirnya baru Jumat ini.

“Karena tidak cepat mendapatkan pertolongan. Menunggu kapal yang berangkat ke Gresik sangat sulit,” imbuhnya.

Dalam proses melahirkan anak kedua, pasangan Zainal Abidin dengan Jariyah, dilaksanakan di deck kapal paling bawah berdampingan dengan barang-barang bawaan penumpang. Jariyah melahirkan di kapal dengan perlengkapan seadanya yaitu memakai sarung sebagai penutup dalam persalinan. Dibantu para tetangga tertedekat dan tim medis 3 bidan yang membantu proses melahirkan.

Setelah melahirkan Jariyah masih dalam kondisi sehat, hanya terlihat sedih mendalam terpancarkan dari pandangannya sampai tidak mau komunikasi dengan masyarakat. Sesampainya di Pelabuhan Gresik Jariyah langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina guna mendapatkan perawatan.

View the original article here

Share this article

Leave a comment