Digagas Bude Karwo, Konser Amal Terkumpul Rp 763 Juta

by Mahasiswa Jatim

Via Tribun News Surabaya

SURYA Online, SURABAYA –  Banyak cara yang dapat dilakukan seseorang untuk membantu sesama yang lebih membutuhkan. Salah satunya, dengan menggelar konser amal, dengan mengundang para dermawan.

Hal itu juga yang dilakukan oleh Nina Soekarwo, istri Gubernur Jatim Soekarwo. Sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Jatim, Bude Karwo – demikian Nina Soekarwo biasa disapa menyelenggarakan konser amal bertajuk, “Executive Voice Benefit Concer: Singing for Cancer Fighter” di Grand Ballroom Sheraton Hotel & Towers Surabaya, Rabu (21/5/2014) malam.

Acara amal yang dipandu oleh Anggota DPR RI Indah Kurnia ini, dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo dan tamu undangan dari berbagai elemen di masyarakat, mulai dari pengusaha, pejabat, pimpinan perusahaan, birokrat, hingga anggota legislatif. Malam istimewa itu juga dipakai Bude Karwo untuk menyumbangkan suara emasnya, lewat sebuah lirik lagu berjudul “ When I Fall In Love dari Nat King Cole.

Dalam kegiatan amal tersebut, Bude Karwo berhasil mengumpulkan donasi sekitar Rp 763,5 juta dari para donatur yang hadir. Semua dana dari donasi tersebut diperuntukkan bagi penderita kanker di seluruh wilayah Jatim, dengan 38 kabupaten/kota.

“Selain akan digunakan bagi penderita, donasi juga akan dipakai untuk pejuang kanker di bawah naungan Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jatim,” ujarnya.

Menurut Bude Karwo, pihaknya mengadakan konser amal, karena banyak dari elemen masyarakat, mulai dari pengusaha, pejabat, pimpinan perusahaan, birokrat hingga anggota DPR RI yang menyatakan kepada bahwa mereka tergerak hatinya untuk membantu penderita kanker. Makanya, dalam konser amal mereka banyak mendonasikan sebagian rejeki yang didapat kepada sesama, dalam hal ini para penderita penyakit kanker.

“Ini menunjukkan, kekuatan hati masyarakat yang peduli terhadap penderita kanker begitu tinggi,” katanya.

Pihaknya, kata Bude Karwo sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegitan konser yang luar biasa dan dikemas dalam bentuk kegiatan kemanusian dengan tujuan mengetuk hati masyarakat agar tergerak memberikan donasi kepada penderita kanker. Karena, banyak penderita kanker memang berasal dari latar belakang keluarga yang kurang mampu.

Ia menambahkan, saat ini YKI Cabang Jatim telah memiliki rumah singgah. Meski demikian, kebereadaan rumah singgah tersebut masih perlu dilengkapi sarana dan prasarana pendukung. Seperti, peralatan-peralatan yang mendukung proses penyembuhan penyakit kanker.

YKI Cabang Jatim merupakan lembaga yang berada di garda terdepan untuk menyosialisasikan bahaya penyakit kanker ke masyarakat hingga ke daerah pelosok. Dengan menggunakan mobil kanker yang dilengkapi perlengkapan deteksi dini bagi penderita, telah mampu menjangkau masyarakat yang ada di pedalaman. Bahkan, tidak jarang YKI menjemput pasien yang tinggal dipelosok hingga daerah gunung diajak untuk berobat.

Untuk itu, pihaknya berharap penderita kanker yang singgah maupun berobat jangan sampai terlambat hingga stadium lanjut tiga. Jika sudah memasuki stadium lanjut, maka pengobatannya akan membutuhkan biaya lebih mahal.

“Selain itu penanganannya juga lebih kompleks sehingga menjadi tambahan beban  bagi keluarga,” imbuhnya.

Pihaknya, kata Bude Karwo perlu mengingatkan hal itu, karena rata-rata sebanyak 50 persen dari mereka yang datang ke YKI Jatim adalah penderita kanker yang telah memasuki stadium lanjut.

Gubernur Soekarwo yang ikut hadir pada konser amal mengatakan, Pemprov Jatim menyampaikan rasa terima kasih dan memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya konser amal bagi penderita kanker. Nah, disinilah peranan YKI Jatim dalam memerangi penyakit kanker tidak perlu diragukan lagi. Karena YKI merupakan relawan kemanusiaan yang bekerja dengan hati membantu penderita kanker yang tidak tersentuh oleh bantuan dari siapapun termasuk pemerintah.

“Suksesnya kegiatan amal ini menunjukkan, bahwa kerja keras YKI Jatim memang murni, tulus dari dalam hati, dan disertai kepedulian yang tinggi membantu penderita kanker,” terangnya.

Menurut Pakde Karwo, penderita kanker adalah mereka yang berada di pinggiran dan tidak tersapa oleh lingkungan bahkan negara. Sehingga konser amal ini merupakan kegiatan hati membantu masyarakat kurang mampu.  

Ketua Panitia Konser Amal, Amy Pangkey mengaku sangat bangga atas terselenggaranya acara ini. Dia bersyukur atas kemurahan hati para donator yang hadir dan mendonasikan hartanya untuk membantu sehingga bermanfaat bagi penderita kanker di Jatim. Dari total Rp 763,5 juta sumbangan yang terkumpul, sebanyak Rp 218 juta akan digunakan untuk pembangunan rumah singgah.

View the original article here

Share this article

Leave a comment